Negara-negara Ini Jarang Alami Matahari Terbenam, Bahkan Hingga 76 Hari

Negara-negara Ini Jarang Alami Matahari Terbenam, Bahkan Hingga 76 Hari

Di Indonesia, matahari akan terbit sekitar pukul 06.00 dan terbenam di pukul 18.00. Tetapi, di berbagai negara ini mataharinya tak pernah terbenam hingga lebih dari 70 hari lamanya.

Wisatawan yang berkunjung bisa jadi akan kebingungan untuk menerka-nerka soal jam karena tidak adanya perbedaan antara siang dan malam. Berikut ini ada enam tempat dimana matahari hampir tidak pernah terbenam:

Norwegia

Norwegia terletak di Lingkaran Arktik dan sering disebut sebagai Negeri Matahari Tengah Malam. Di sini, sejak Mei hingga akhir Juli mataharinya tidak pernah terbenam. Jika dihitung, maka ada 76 hari dimana matahari selalu bersinar.

Di Svalbard, Norwegia, yang merupakan bagian utara di Eropa, akan terus ada sinar matahari dari 10 April hingga 23 Agustus. Wisatawan bisa mengunjunginya di waktu-waktu tersebut untuk merasakan sensasi malam yang terang.

Nunavut, Kanada

Kota yang berpenghuni lebih dari 3.000 orang ini terletak di barat laut Kanada. Di sana, matahari akan bersinar selama dua bulan lamanya. Namun, jika sedang musim dingin, maka selama 30 hari berturut-turut kamu akan merasakan kegelapan yang total.

Islandia

Pulau terbesar kedua di Eropa ini memiliki hal unik khusus pada Juni, yakni mataharinya tidak akan pernah terbenam. Wisatawan bisa mengunjungi kota tanpa nyamuk ini untuk melihat keindahan matahari di tengah malam di Akureyri dan Pulau Grimsey.

Barrow, Alaska

Lain cerita di Barrow, Alaska. Di sana mataharinya tidak akan terbenam di akhir Mei hingga akhir Juli. Namun, hal yang berkebalikannya terjadi di awal bulan November selama 30 hari dimana matahari tidak akan terbit. Jika wisatawan berkunjung ke sini di waktu tersebut, maka akan merasakan kegelapan dan musim dingin yang luar biasa.

Finlandia

Negara yang terkenal dengan tanah seribu danau dan pulau ini sebagian besar wilayahnya hanya bisa melihat matahari langsung selama 73 hari di musim panas. Sedangkan, saat musim dingin wilayah ini tidak akan melihat adanya sinar matahari. Itulah mengapa banyak warganya yang tidak bisa tidur di musim panas dan banyak tidur saat musim dingin.

Swedia

Dari awal Mei hingga akhir Agustus, warga Swedia bisa melihat matahari terbenam di tengah malam dan terbit di pukul 4 pagi. Untuk sinar matahari yang konstan dapat berlangsung hingga enam bulan dalam setahun. Jadi, banyak warganya yang bisa menghabiskan hari-hari yang panjang untuk melakukan banyak aktivitas seperti memancing, berpetualang dan masih banyak lagi.

Oktaviana IzdiharaHal-hal yang indah kadang hanya bisa dilihat dari kegelapan. Seperti kembang api, jika kita menyalakan di siang hari, maka sama saja dengan mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

Posting Komentar untuk "Negara-negara Ini Jarang Alami Matahari Terbenam, Bahkan Hingga 76 Hari"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *