Ini 6 Hal yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kekurangan Mineral penting

Ini 6 Hal yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kekurangan Mineral penting

Vitamin dan mineral sangat penting untuk fungsi tubuh yang sehat. Ketika kekurangan mineral, seseorang cenderung mengalami kondisi tidak nyaman yang membuatnya sulit melakukan aktivitas normal sehari-hari.

Banyak kebutuhan mineral yang perlu dipenuhi setiap hari, termasuk kalsium, zat besi, kalium, zinc, dan mangan. Masing-masing mineral ini memiliki peran tertentu. Kurangan mineral dalam segala bentuknya dapat menyebabkan beberapa gejala umum berikut ini.

1. Kelelahan ekstrem

Setiap jenis kekurangan mineral pasti akan membuat orang merasa lelah, lemah, dan sangat lesu. Zat besi, misalnya, berperan untuk banyak fungsi tubuh. Selain digunakan untuk membuat hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh, juga membantu memproduksi mioglobin, protein yang menyediakan oksigen ke otot.

Oleh karena itu, kadar zat besi yang rendah menyebabkan kadar hemoglobin yang rendah, yang berarti lebih sedikit oksigen yang mencapai jaringan dan otot sehingga membuat kehilangan energi.

2. Kram otot dan nyeri sendi

Kalsium berperan penting dalam menjaga tulang dan gigi sehat dan kuat. Selain itu, mineral ini membantu mengelola pembuluh darah, saraf, hormon, dan lainnya. Oleh karena itu kadar kalsium yang rendah dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk kelemahan otot, kram dan nyeri sendi. Jika tidak diobati, itu juga dapat menyebabkan penurunan kepadatan mineral tulang yang disebut osteopenia, yang bisa menjadi kronis.

4. Detak jantung tidak teratur

Mineral seperti magnesium, zat besi, dan kalsium menjaga banyak fungsi tubuh. Kekurangan salah satu mineral ini dapat memicu detak jantung yang tidak normal.

Pada saat tubuh mengalami kekurangan zat besi dan dengan kadar hemoglobin yang rendah, jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh. Ini dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau menyebabkan peningkatan detak jantung.

Kekurangan magnesium juga dapat menyebabkan aritmia jantung, atau detak jantung tidak teratur. Sementara detak jantung yang meningkat atau tidak normal dapat menjadi gejala dari banyak kondisi lain, yang terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter.

5. Mati rasa

Sensasi mati rasa dan kesemutan di tubuh dapat mengindikasikan kekurangan mineral. Menurut National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, kesemutan bisa menjadi tanda kemungkinan kekurangan magnesium. Selain itu, kekurangan kalsium dalam tubuh juga bisa menyebabkan efek mati rasa dan kesemutan pada jari.

6. Kembung, mual, kehilangan nafsu makan dan muntah

Kekurangan mineral juga dapat mempengaruhi kesehatan pencernaan. Kekurangan kalium dapat menyebabkan kembung dan sakit perut, sementara kekurangan zinc dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan muntah. Selain itu, jumlah mineral yang rendah dalam tubuh juga dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh, membuat orang lebih rentan terhadap penyakit menular.

Oktaviana IzdiharaHal-hal yang indah kadang hanya bisa dilihat dari kegelapan. Seperti kembang api, jika kita menyalakan di siang hari, maka sama saja dengan mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

Posting Komentar untuk "Ini 6 Hal yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kekurangan Mineral penting"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *